LOADING

News and Article

Ekonomi Lesu, Citra Maja Tetap Diserbu

Image Investor Daily,7 September 2015.Hal 24 Penulis : Imam Mudzakir Kelesuan ekonomi tidak mengurangi minat konsumen membeli unit rumah di Citra Maja Raya (CMR). Sebanyak 3.000 konsumen harus berebut guna mendapatkan 1.300 unit rumah. CMR dikembangkan oleh Ciputra Group. Tingginya minat pembeli yang melebihi jumlah unit, mendorong pengembang menerapkan skema nomor urut pemesanan (NUP). Unit -unit yang diperebutkan itu dipasarkan kembali mulai 5 dan 6 September 2015. "Stabilitas ekonomi yang terkoreksi saat ini, tidak memberikan pengaruh besar terhadap minat konsumen akan produk Ciputra Group. Hal ini terlihat dari tingginya pendaftar yang antri untuk membeli rumah di Citra Maja Raya," kata GM Marketing PT Ciputra Residence, Yance Onggo dalam publikasinya, di Jakarta, pekan lalu. Menurut dia, pada tahap kedua ini, pengembang meluncurkan sebanyak 1.300 unit rumah. Tipe yang ditawarkan mulai tipe RS seharga Rp133 jutaan sampai tipe RE dengan harga Rp 266 jutaan. Harga tersebut sudah termasuk PPN dan biaya surat-surat. Sebelum dipasarkan, rumah -rumah itu sudah diminati oleh 3.000 calon konsumen. "Citra Maja Raya ini ,menjadi kebanggaan bagi Ciptutra Group, karena di tengah kondisi ekonomi melemah, minat konsumen masih tetap tinggi untuk memiliki rumah," ujar Yance. CMR merupakan perumahan berskala kota mandiri terbesar dan terbaru yang dikembangkan oleh Ciputra Group. Luas total yang akan dikembangkan mencapai 2 000 hektar (ha). CMR dirancang sebagai kawasan kota mandiri berbasis Transit Oriented Development (TOD), dengan menjadikan Stasiun Maja sebagai simpul transportasi (hub) utamanya. "Harga rumah terjangkau, dikembangkan oleh Ciputra Group, konsep pengembangan skala kota mandiri, dekat dengan stasiun Maja dan infrastruktur jalan darat kualitas cor beton menjadi kombinasi dahsyat bagi Citra Maja Raya sebagai tempat terbaik untuk tinggal, berbisnis, dan berinvestasi," papar Yance Melebarkan Sayap CMR yang dikembangkan oleh PT Ciputra Residence (CTRR) adalah unit usaha di bawah Grup Ciputra, yang memfokuskan diri pada pengembangan skala kota mandiri serta mixed-use development. Citra Garden City merupakan proyek pertama CTRR yang dikembangkan sejak 1989, dengan keunggulan utamanya dekat dengan Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta. CTRR terus menancapkan kakinya di ranah perumahan berskala kota, dengan mengembangkan proyek skala kota mandiri, CitraRaya Tangerang. Proyek yang mulai dikembangkan sejak 1994 digadangkan menjadi proyek terbesar di dalam Grup Ciputra dengan luas lahan mencapai 2.760 ha. Atas dasar keberhasilan itulah, Ciputra Residence semakin melebarkan sayapnya di Pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan. Sebelumnya, pemilik dan pendiri Ciputra Group, Ciputra menjelaskan tiga faktor yang menjadi kunci sukses perusahaanya. Yakni integritas, profesionalisme, dan entrepreunership, atau sering disebut IPE. Ketiga kunci utama itu harus menjadi budaya kerja. Ciputra Group, kata Ciputra, sukses karena ketiga kunci tersebut. "Perusahaan bisa tumbuh jika memiliki integritas. Integritas menjadi dasar pertumbuhan profesionalisme dan entrepreunership. Jika tidak memiliki integritas, maka profesinalisme dan entrepreunership akan membunuh perusahaan itu sendiri," papar Ciputra.